E-Learning : Definisi, Karakteristik, Manfaat Bagi Dunia Pendidikan [Lengkap]

Seiring dengan perkembangan teknologi dan komunikasi yang begitu pesat, kebutuhan akan suatu konsep dan transisi belajar mengajar berbasis TI menjadi salah satu sasarannya. Konsep ini dikenal dengan yang disebut E-Learning ini menciptakan suatu proses transformasi dari pendidikan konvensional menjadi bentuk digital, baik pada isinya maupun sistemnya.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan komunikasi yang begitu pesat, kebutuhan akan suatu konsep dan transisi belajar mengajar berbasis TI menjadi salah satu sasarannya. Konsep ini dikenal dengan yang disebut E-Learning ini menciptakan suatu proses transformasi dari pendidikan konvensional menjadi bentuk digital, baik pada isinya maupun sistemnya.    Defenisi E-Learning   E-Learning atau electronic learning adalah salah satu cara untuk mengatasi masalah pendidikan diberbagai negara. Prinsip dasarnya E-Learning adalah suatu pembelajaran yang memanfaatkan jasa elektronik sebagai alat bantunya. Kata E-Learning sendiri terdiri atas 2 (dua) bagian yaitu E dan Learning. E berasal dari singkatan kata “Elektronika” dan “Learning” memiliki arti “Pembelajaran”.    E-Learning memiliki pengertian yang sangat luas, sebuah portal atau media yang menyediakan informasi terkait suatu topik dapat juga disebut dengan E-Learning. Akan tetapi yang paling tepat disebut sebagai E-Learning suatu usaha dilakukan untuk mengubah proses belajar mengajar yang bersifat konvensional atau harus bertatap muka antara guru denngan murid menjadi proses pembelajaran yang dilakukan dalam bentuk digital yang dijembatani oleh media teknologi dengan dukungan internet.    Di berbagai literatur, E-Learning didefenisikan sebagai istilah umum untuk semua alat teknologi yang mendukung proses pengajaran dan pembelajaran, seperti video tape,  jaringan telepon, teleconferencing, satelit transmisi dan juga dengan web based training atau komputer sebagai alat bantu perintah untuk menghubungkan bagian-bagian lain secara online. Oleh sebab itu E-Learning adalah semua aktivitas pembelajaran yang memanfaatkan media elektronik atau teknologi informasi.    Defenisi E-Learning  dari beberapa referensi :  Menurut Michael, E-Learning yaitu suatu aktivitas pembelajaran yang disusun dengan tujuan memanfaatkan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung dilaksanakannya proses pembelajaran. Menurut Ardiansyah, E-Learning yaitu suatu sistem pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk melaksanakan proses belajar mengajar yang tanpa harus bertatap muka secara langsung antara guru sebagai pengajar dengan siswanya. Menurut Chandrawati, E-Learning yaitu suatu proses pembelajaran yang dilaksanakan dari jarak jauh dengan menggabungkan prinsip-prinsip dalam proses pembelajaran berbasis teknologi.  Karakteristik E-Learning   Dari segi pelaksanaannya, terdapat beberapa hal yang menjadi karakteristik utama dari E-Learning. Yang pertama ditinjau dari segi epistimologi atau bahasa secara harafiah dari E-Leraning tersebut yang artinya pembelajaran yang menggunakan alat elektronik dan  digital atau online.    Karakteristik yang kedua dari E-Learnig ditinjau dari segi bahan ajarnya. Bahan ajar dalam E-Learningbiasanya bersifat mandiri dalam bentuk digital , yang kemudian disimpan pada sebuah sistem komputasi. Artinya, dapat diakses kapan saja dan dimana saja oleh para pengajar maupun peserta pelatihan. Karakteristik E-Learning juga dapat memanfaatkan jadwal pembelajaran, membuat kurikulum dan administrasi pendidikan yang selalu dapat diakses melalui jaringan komputer.    Karakteristik E-Leraning menurut beberapa ahli :   1. Rosenberg    Menurut seorang ilmuan yang bernama Rosenberg, karakteristik dari E-Learning bersifat jaringan, yang membuatnya dapat memperbaiki dengan cepat, menyimpan ataupun menampilkan kembali, mendistribusikan, serta membagikan (sharing) hal yang terkait dengan pembelajaran dan informasi.    2. Nursalam    Menurut ilmuan yang bernama Nursalam, karakteristik dari E-Learning terdiri dari 4 sifat, antara lain adalah :  Memanfaatkan jasa teknologi elektronik Memanfaatkan keunggulan komputer ( digital media dan komputer networks) Bahan ajar yang dipergunakan adalah bersifat mandiri (self learning materials) kemudian disimpan ke dalam sebuah komputer, sehingga dapat diakses oleh setiap tenaga pengajar dan peserta didik dimana dan kapanpun. Memanfaatkan penyampaian informasi tentang jadwal pembelajaran, peningkatan belajar, kurikulum, dan hal yang berhubungan dengan administrasi pendidikan yang digunakan pada suatu kampus dapat dilihat setiap saat pada komputer.  Manfaat E-Learning  Ada banyak manfaat E-Learning bagi dunia pendidikan, terutama bagi siswa dan guru, antara lain adalah :    1. Manfaat Bagi Siswa    a. Fleksibel ( Pembelajaran dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun)    Biasanya para siswa harus datang kesekolah supaaya bisa mengikuti pelajaran di kelas pada waktu yang telah ditetapkan. Jika seorang siwa tidak bisa datang kesekolah karena sesuatu alasan,maka siswa tersebut tidak dapat mengukuti pelajaran sehingga siswa tersebut akan ketinggalan banyak pelajaran. Namun pada sistem pembelajaran E-Leraning hal itu tidak akan terjadi karena E-Learning bersifat fleksibel, kapanpun dan dimanapun. Jadi tidak masalah jika seorang siswa tidak dapat hadir ke sekolah untuk mengikuti pelajaran kelas, dia tetap bisa mengikuti pelajaran tinggal nyalakan alat elektronik saja untuk melakukan pembelajaran E-Learning    b. Interaksi pembelajaran antara siswa dan guru menjadi bertambah    E-Learning membuat komunikasi pembelajaran antara guru dan siswa menjadi lebih intensif, karena siswa bisa langsung dapat menanyakan pelajaran yang tidak dimengeti secara personal ke guru sehingga tingkat pemahaman siswa dapat berkembang lebih cepat seiring berjalannya waktu.   c. Mengurangi biaya pendidikan   Pembelajaran dengan E-Learning lebih menghemat biaya pendidikan karena kita tidak harus membeli buku cetak untuk melakukan pembelajaran.    d. Efisiensi waktu    Di sekolah pada umumnya kebanyakan para guru yang sibuk menjelaskan dan siswanya sibuk mencatat, yang bahkan membutuhkan waktu sampai berjam-jam hingga waktu pelajaranpun habis. Sehingga ilmu yang kita pahami sedikit karenakebanyakan mencatat. Pada E-Learning kita tidak perlu mencatat tinggal download aja,langsung bisa dipelajari kapanpun dan dimanapun.    e. Melatih Kemandirian siswa    Dengan memanfaatkan E-Learning, siswa menjadi jadi lebih mandiri. Siswa dituntut belajar sendiri, diskusi kelompok dengan teman-teman dan jika ada yang tidak dipahami bisa langsung ditanyakan ke guru yang bersangkutan. Dan guru hanya sebagai pendamping siswa saja.      2. Manfaat Bagi Guru    a. Pembelajaran dari manapun dan kapanpun    Sama hal nya seperti murid, seorang guru juga bisa mengajar dimanapun dan kapanpun. Sehingga guru juga tidak harus ke sekolah untuk mengajar atau lebih tepatnya dapat membuka kelas online dengan interaksi yang lebih relevan.    b. Mempermudah penyempurnaan dan penyimpanan materi pembelajaran    Materi pada E-Learning dapat dengan mudah diperbaharui sesuai dengan keinginan guru dengan mudah, yang dapat menambah materi dan wawasan para siswa. Penyimpanan materi pun sangat mudah dan nyaman dilakukan.    c. Bertambahnya interaksi pembelajaran antara siswa dengan guru sehingga guru bisa lebih mengetahui masing-masing kemampuan siswanya    Adanya tanya jawab yang berlangsung pada e-learning dapat membuat guru dapat mengetahui sampai sejauh mana kemampuan masing-masing siwa sehingga pemberian nilainya objektif.    d. Menjangkau peserta didik dan wilayah yang lebih luas    Kualitas pendidikan disetiap daerah berbeda-beda, hal ini terjadi karena keterbatasab biaya, pengajar, akses yang sangat suli dan kepedulian terhadap pendidikan, Terutama masyarakat pedalaman. Tetapi dengan adanya E-Learning jangkauan geografisnya menjadi luas. Pengajar yang ada di pusat kota dapat melakukan proses pembelajaran ke daerah pedalaman. Hal ini bisa membantu pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia.    Demikian  ulasan terkait defenisi, karakteristik dan manfaat E-Learning bagi dunia pendidikan, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.      *Penulis : Windi Sri Utami Saragih
E-Learning

Defenisi E-Learning

E-Learning atau electronic learning adalah salah satu cara untuk mengatasi masalah pendidikan di berbagai negara. Prinsip dasarnya E-Learning adalah suatu pembelajaran yang memanfaatkan jasa elektronik sebagai alat bantunya. Kata E-Learning sendiri terdiri atas 2 (dua) bagian yaitu E dan Learning. E berasal dari singkatan kata “Elektronika” dan “Learning” memiliki arti “Pembelajaran”.

E-Learning memiliki pengertian yang sangat luas, sebuah portal atau media yang menyediakan informasi terkait suatu topik dapat juga disebut dengan E-Learning. Akan tetapi yang paling tepat disebut sebagai E-Learning suatu usaha dilakukan untuk mengubah proses belajar mengajar yang bersifat konvensional atau harus bertatap muka antara guru denngan murid menjadi proses pembelajaran yang dilakukan dalam bentuk digital yang dijembatani oleh media teknologi dengan dukungan internet.

Di berbagai literatur, E-Learning didefenisikan sebagai istilah umum untuk semua alat teknologi yang mendukung proses pengajaran dan pembelajaran, seperti video tape,  jaringan telepon, teleconferencing, satelit transmisi dan juga dengan web based training atau komputer sebagai alat bantu perintah untuk menghubungkan bagian-bagian lain secara online. Oleh sebab itu E-Learning adalah semua aktivitas pembelajaran yang memanfaatkan media elektronik atau teknologi informasi.

Defenisi E-Learning  dari beberapa referensi :

  1. Menurut Michael, E-Learning yaitu suatu aktivitas pembelajaran yang disusun dengan tujuan memanfaatkan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung dilaksanakannya proses pembelajaran.
  2. Menurut Ardiansyah, E-Learning yaitu suatu sistem pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk melaksanakan proses belajar mengajar yang tanpa harus bertatap muka secara langsung antara guru sebagai pengajar dengan siswanya.
  3. Menurut Chandrawati, E-Learning yaitu suatu proses pembelajaran yang dilaksanakan dari jarak jauh dengan menggabungkan prinsip-prinsip dalam proses pembelajaran berbasis teknologi.

Karakteristik E-Learning

Dari segi pelaksanaannya, terdapat beberapa hal yang menjadi karakteristik utama dari E-Learning. Yang pertama ditinjau dari segi epistimologi atau bahasa secara harafiah dari E-Leraning tersebut yang artinya pembelajaran yang menggunakan alat elektronik dan  digital atau online.

Karakteristik yang kedua dari E-Learnig ditinjau dari segi bahan ajarnya. Bahan ajar dalam E-Learningbiasanya bersifat mandiri dalam bentuk digital , yang kemudian disimpan pada sebuah sistem komputasi. Artinya, dapat diakses kapan saja dan dimana saja oleh para pengajar maupun peserta pelatihan. Karakteristik E-Learning juga dapat memanfaatkan jadwal pembelajaran, membuat kurikulum dan administrasi pendidikan yang selalu dapat diakses melalui jaringan komputer.

Karakteristik E-Leraning menurut beberapa ahli :

1. Rosenberg

Menurut seorang ilmuan yang bernama Rosenberg, karakteristik dari E-Learning bersifat jaringan, yang membuatnya dapat memperbaiki dengan cepat, menyimpan ataupun menampilkan kembali, mendistribusikan, serta membagikan (sharing) hal yang terkait dengan pembelajaran dan informasi.

2. Nursalam

Menurut ilmuan yang bernama Nursalam, karakteristik dari E-Learning terdiri dari 4 sifat, antara lain adalah :
  • Memanfaatkan jasa teknologi elektronik
  • Memanfaatkan keunggulan komputer ( digital media dan komputer networks)
  • Bahan ajar yang dipergunakan adalah bersifat mandiri (self learning materials) kemudian disimpan ke dalam sebuah komputer, sehingga dapat diakses oleh setiap tenaga pengajar dan peserta didik dimana dan kapanpun.
  • Memanfaatkan penyampaian informasi tentang jadwal pembelajaran, peningkatan belajar, kurikulum, dan hal yang berhubungan dengan administrasi pendidikan yang digunakan pada suatu kampus dapat dilihat setiap saat pada komputer.

Manfaat E-Learning

Ada banyak manfaat E-Learning bagi dunia pendidikan, terutama bagi siswa dan guru, antara lain adalah :

1. Manfaat Bagi Siswa

a. Fleksibel ( Pembelajaran dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun)

Biasanya para siswa harus datang kesekolah supaaya bisa mengikuti pelajaran di kelas pada waktu yang telah ditetapkan. Jika seorang siwa tidak bisa datang kesekolah karena sesuatu alasan,maka siswa tersebut tidak dapat mengukuti pelajaran sehingga siswa tersebut akan ketinggalan banyak pelajaran. Namun pada sistem pembelajaran E-Leraning hal itu tidak akan terjadi karena E-Learning bersifat fleksibel, kapanpun dan dimanapun. Jadi tidak masalah jika seorang siswa tidak dapat hadir ke sekolah untuk mengikuti pelajaran kelas, dia tetap bisa mengikuti pelajaran tinggal nyalakan alat elektronik saja untuk melakukan pembelajaran E-Learning

b. Interaksi pembelajaran antara siswa dan guru menjadi bertambah

E-Learning membuat komunikasi pembelajaran antara guru dan siswa menjadi lebih intensif, karena siswa bisa langsung dapat menanyakan pelajaran yang tidak dimengeti secara personal ke guru sehingga tingkat pemahaman siswa dapat berkembang lebih cepat seiring berjalannya waktu.

c. Mengurangi biaya pendidikan

Pembelajaran dengan E-Learning lebih menghemat biaya pendidikan karena kita tidak harus membeli buku cetak untuk melakukan pembelajaran.


d. Efisiensi waktu

Di sekolah pada umumnya kebanyakan para guru yang sibuk menjelaskan dan siswanya sibuk mencatat, yang bahkan membutuhkan waktu sampai berjam-jam hingga waktu pelajaranpun habis. Sehingga ilmu yang kita pahami sedikit karenakebanyakan mencatat. Pada E-Learning kita tidak perlu mencatat tinggal download aja,langsung bisa dipelajari kapanpun dan dimanapun.

e. Melatih Kemandirian siswa

Dengan memanfaatkan E-Learning, siswa menjadi jadi lebih mandiri. Siswa dituntut belajar sendiri, diskusi kelompok dengan teman-teman dan jika ada yang tidak dipahami bisa langsung ditanyakan ke guru yang bersangkutan. Dan guru hanya sebagai pendamping siswa saja.


2. Manfaat Bagi Guru

a. Pembelajaran dari manapun dan kapanpun

Sama hal nya seperti murid, seorang guru juga bisa mengajar dimanapun dan kapanpun. Sehingga guru juga tidak harus ke sekolah untuk mengajar atau lebih tepatnya dapat membuka kelas online dengan interaksi yang lebih relevan.

b. Mempermudah penyempurnaan dan penyimpanan materi pembelajaran

Materi pada E-Learning dapat dengan mudah diperbaharui sesuai dengan keinginan guru dengan mudah, yang dapat menambah materi dan wawasan para siswa. Penyimpanan materi pun sangat mudah dan nyaman dilakukan.

c. Bertambahnya interaksi pembelajaran antara siswa dengan guru sehingga guru bisa lebih mengetahui masing-masing kemampuan siswanya

Adanya tanya jawab yang berlangsung pada e-learning dapat membuat guru dapat mengetahui sampai sejauh mana kemampuan masing-masing siwa sehingga pemberian nilainya objektif.

d. Menjangkau peserta didik dan wilayah yang lebih luas

Kualitas pendidikan disetiap daerah berbeda-beda, hal ini terjadi karena keterbatasab biaya, pengajar, akses yang sangat suli dan kepedulian terhadap pendidikan, Terutama masyarakat pedalaman. Tetapi dengan adanya E-Learning jangkauan geografisnya menjadi luas. Pengajar yang ada di pusat kota dapat melakukan proses pembelajaran ke daerah pedalaman. Hal ini bisa membantu pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia.


Demikian  ulasan terkait defenisi, karakteristik dan manfaat E-Learning bagi dunia pendidikan, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

Belum ada Komentar untuk "E-Learning : Definisi, Karakteristik, Manfaat Bagi Dunia Pendidikan [Lengkap]"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel